blog-img-10

Posted by :

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai menyampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun 2021 pada Rapat Paripurna DPRD

Sei Rampah, 6 April 2022

Wakil Bupati (Wabup) Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, hadir dalam rapat paripurna DPRD Sergai yang digelar di gedung DPRD Sergai, Sei Rampah, Rabu (6/4/2022). Rapat paripurna ini sendiri membawa 2 agenda yaitu sambutan persetujuan Bupati Sergai tentang bangunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) retribusi gedung dan tentang pembentukan produk hukum desa serta yang kedua penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sergai Tahun 2021 yang sebelumnya sudah disampaikan di hadapan DPRD.

Dalam pembacaan Nota Pengantar LKPJ, Wabup menyebutkan bahwa ini merupakan laporan pertanggungjawaban pertama di periode kepemimpinan dirinya dan Bupati Sergai H. Darma Wijaya, LKPJ ini merupakan catatan capaian kinerja pemerintah daerah secara utuh atas penyelenggaraan kebijakan pembangunan daerah dalam pencapaian visi dan misi Kabupaten Sergai serta implementasi pencapaian agenda pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode tahun 2021-2026.

“Dengan demikian, LKPJ tahun 2021 ini antara lain merupakan informasi capaian atas target kinerja dalam RPJMD yang penganggarannya setiap tahun kita susun bersama sesuai norma dan mekanisme penyusunan anggaran. Demikian juga capaian kinerja yang diraih, merupakan hasil kerja kita bersama para stakeholders, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai evaluasi dan pelaporan atas suatu program atau kegiatan pembangunan,” ucap Adlin Tambunan.

Wabup kemudian memaparkan beberapa data di antaranya capaian indikator makro sosial, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sergai tahun 2021 mencapai 70,56 (kategori tinggi). Kemudian persentase penduduk miskin mengalami penurunan setiap tahun, di mana tahun pada 2021 persentasenya naik menjadi 8,30% diakibatkan adanya pandemi Covid-19 yang melanda, atau menempati peringkat ke-4 persentase penduduk miskin terkecil se-Sumut. Kemudian lanjut Wabup, untuk laju pertumbuhan ekonomi Sergai mulai dari tahun 2015 sampai 2019 sudah mencapai di atas 5%.

“Namun dengan adanya pandemi Covid-19 berdampak cukup besar terhadap kondisi perekonomian dunia, tidak terkecuali di Sergai yang menyebabkan penurunan yang cukup drastis menjadi -1,04,” ujarnya lagi.

Masih soal capaian kinerja Pemkab Sergai di bawah kepemimpinannya dengan Bupati Sergai, Wabup menjelaskan sepanjang tahun 2021 terdapat beberapa pencapaian penting misalnya vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 806.870 suntikan atau 80,04% yang terdiri dari vaksin dosis 1 sebesar 89,96%, dosis II sebesar 66,18% dan dosis III sebesar 3,93%. Pembangunan jalan kabupaten sepanjang 142,457 km sehingga jalan kabupaten dalam kondisi mantap sudah mencapai 529,666 km atau 60,98%. Pembangunan jaringan irigasi kabupaten sepanjang 13,095 km sehingga jaringan irigasi kabupaten dalam kondisi baik sudah mencapai 144,38 km atau 75,59%. Pembangunan jembatan sepanjang 93 m di antaranya pembangunan jembatan pariwisata Pantai Sialang Buah (60 m) dan pembangunan jembatan Sei Mendaris I (12,8 m). Pembangunan gedung pemerintahan seperti gedung kantor pemerintahan, sarana prasarana terminal mini Dolok Nasihul, foodcourt Sei Rampah, dan rangkaian pembangunan lain yang membuktikan jika upaya keduanya dalam memimpin Kabupaten Sergai memberi hasil kerja nyata.

Selanjutnya terkait kondisi APBD Kabupaten Sergai tahun 2021, Wabup menyatakan jika target dan realisasi pendapatan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, dana perimbangan, dan dana lain-lain pendapatan daerah yang sah pada tahun 2021 ditargetkan sebesar Rp 1.563.121.654.079 dan terealisasi sebesar Rp 1.562.895.800.646,34 atau persentasenya mencapai 99,99%.

Adapun target dan realisasi belanja daerah pada tahun 2021, sebutnya, dari total anggaran belanja daerah pada tahun 2021 sebesar Rp 1.758.863.704.133 dapat terealisasi sebesar Rp 1.614.301.837.089,31 atau mencapai angka 91,78%.

Masih lanjut Wabup Sergai, tanggung jawab pemerintah daerah, sebagaimana yang tertuang di dalam UU No. 23 tahun 2014, adalah menyelenggarakan pelayanan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Dalam bidang pemerintahan Pemkab Sergai bertanggung jawab untuk menyelenggarakan berbagai urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pilihan dan fungsi penunjang urusan pemerintahan.

“Pada tahun 2021 Pemkab Sergai menyelenggarakan 6 urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, 16 urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar, 5 urusan pilihan dan 5 fungsi penunjang urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh 47 OPD di Kabupaten Sergai,” tuturnnya.

Terakhir pada kesempatan ini Adlin juga menyampaikan bahwa di tahun 2021, Pemkab Sergai tidak menyelenggarakan program dan kegiatan yang pendanaannya bersumber dari dana tugas pembantuan dan penugasan baik yang diterima dari pemerintah tingkat atasnya ataupun yang diberikan kepada tingkatan pemerintahan di bawahnya.

Hadir dalam kegiatan ini, jajaran DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, para Asisten, Staf Ahli Bupati serta Kepala Bappeda Sedangkan para Kepala OPD, Kabag dan Camat juga turut hadir mengikuti rapat tersebut secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.(Media Center Sergai).